Selama tindakan hemodialisis, sebagian darah yang ada didalam tubuh dialirkan ke ginjal pengganti (dialyzer). Semakin besar aliran darah ke dialyzer akan semakin mempengaruhi keseimbangan hemodinamik di tubuh pasien. Terapi dialysis meliputi penarikan cairan dan sirkulasi darah dengan maksud membuat status hidrasi kembali normal.
Selama sesi dialysis,bersamaan dengan penurunan berat badan, terjadi berbagai perubahan hemodinamik, yaitu:
Selama sesi dialysis,bersamaan dengan penurunan berat badan, terjadi berbagai perubahan hemodinamik, yaitu:
- Ultrafiltrasi menyebabkan penurunan volume darah progresif yang sangat di pengaruhi oleh ultrafiltrasi itu sendiri dan kecepatan pengisian plasma.
- Hemokonsentrasi diikuti oleh penarikan cairan interstisial dan intra sel ke dalam pembuluh darah.
- Awalnya untuk mencegah syok hemoragik, tekanan darah dijaga secara konstan dengan aktivasi system simpatis yang dapat menyebabkan vasokonstriksi, peningkatan tahanan vascular perifer dan meningkatnya denyut jantung.
Kestabilan tekanan darah tergantung pada 2 mekanisme yaitu preservasi volume darah dan kompensasi cardiovascular. Bila mekanisme ini terganggu maka akan terjadi gangguan homodynamic berupa hipotensi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar